Recent Movies

TIPS MENENTUKAN JURUSAN PENDIDIKAN DI SMK /SMA

Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMP dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan ke sekolah menengah kejuruan Swasta / Negeri. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Memilih jurusan pendidikan di SMK bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang siswa/siswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi anda dan orangtua juga masa depan siswa.
Cara milih jurusan di SMK yang baik adalah dengan cara :
1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat
Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang anda inginkan. Janganlah memilih jurusan teknik mesin jika anda ingin menjadi seorang ahli komputer dan jangan pula memilih jurusan farmasi jika bercita-cita menjadi ahli bangunan.
Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan IPA dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan Teknik Bangunan. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.
2. Informasi yang Sempurna
Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.
Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.
3. Lokasi dan Biaya
Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilihuntuk memilih lokasi sekolah tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.
Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi pendidikan yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat pendidikan yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan anda.
4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima
Perhatikan daya tampung suatu sekolah di Negeri dan sekolah swasta. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk bersekolah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit.
5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan
Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.
Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan pendidikan di SMK/SMA sangat menentukan masa depan anda.

Tips Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat

Tips Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat – Beberapa bulan lagi tentunya bagi sobat yang sekarang kelas 3 dan bentar lagi ngunggu kelulusan bingung mau neglkanjutin kemana nah pas bila sobat kesini karena Zona Update akan kasih solusinya nihhh,,,

Jika anda lulus di kampus yang sudah menjadi kampus idaman nantinya maka ucapkanlah alhamdulillah, karena banyak orang yang pasti akan kecewa karena tidak dapat lolos di jurusan tersebut. Tapi bagaimana kalau ternyata kamu lulus di 2 atau 3 kampus? tentunya kamu akan menjadi bingung bukan?. berikut ini saya akan berikan beberapa tips dan cara memilih jurusan kuliah yang tepat.

1. Pilih sesuai bakat

Jurusan kuliah menentukan masa depan. Mahasiswa jurusan kedokteran tidak akan memiliki masa depan yang sama dengan mahasiswa jurusan kehutanan. Oleh karena itu pilihanmu menentukan masa depanmu, pilihlah jurusan yang memang sesuai bakat yang kamu miliki. Jika kamu menyukai komputer maka pilihlah jurusan informatika atau sejenisnya. Mengapa demikian? terkadang di dalam kampus nantinya banyak yang akhirnya tidak bergairah untuk ikut perkuliahan karena memang tidak punya ketertarikan dengan jurusan yang dipilihnya.

2. Pilih jurusan berkualitas

Jurusan berkualitas juga mempengaruhi masa depanmu. Jurusan yang sama dengan akrediatasi yang berbeda tentunya akan mempengaruhi minat kuliahmu. Sebelum memilih jurusan carilah informasi mengenai jurusan yang akan kamu pilih. Lihat akreditasinya, semakin baik nilai akreditasinya maka semakin bagus pula kualitas jurusan tersebut. Nilai akreditasi biasanya berbebeda antara A-C.



3. Tanyakan fasilitasnya

Jurusan bagus tapi minim fasilitas juga percuma saja. kelengkapan fasilitas di kamppus berbanding lurus dengan minat belajar mahasiswa. Sebelum memilih jurusan sempatkanlan bertanya atau mencari informasi mengenai kelengkapan alat-alat kebutuhan kamu nantinya di dalam kampus. Carilah kampus yang memiliki fasilitas terlengkap.

4. Pertimbangkan masa depan

Tujuan kuliah sebanarnya adalah untuk mewujudkan mimpi masa depan. Jurusan pilihan kamu harus sesuai dengan impian kamu. Jika kamu ingin menjadi guru, maka pilihlah jurusan tentang keguruan, jangan memilih jurusan kesehatan. Memilih jurusan yang peluang kedepannya bagus adalah pilihan yang tepat. sebab ada beberapa jurusan yang tidak memiliki prospek kedepan yang baik.

Itulah beberapa tips dan cara memilih jurusan yang tepat di universitas. Ingat sekali lagi pilihan menetukan masa depanmu. Jadi jangan salah pilih.

Tips Memilih Universitas yang Tepat untuk Studi


Seperti dikutip dari Telegraph, ada sejumlah petunjuk untuk membantu Anda menemukan universitas yang tepat untuk melanjutkan studi. Apa saja?

1. Kegiatan akademis dan non-akademis

Ketika memilih universitas, ingatlah satu hal bahwa kuliah tak cuma soal kegiatan akademis. Perhatikan pengalaman mahasiswa di suatu universitas.

Seperti menemukan tempat kursus yang sesuai dengan minat Anda, pastikan apa yang Anda perhatikan sesuai dengan harapan Anda. Jika Anda tak menyukai lingkungan atau budaya akademis di tempat tersebut, maka berpikirlah ulang karena Anda akan berada di situ 3-4 tahun ke depan.

Fasilitas akademis dan non-akademis yang ditawarkan juga perlu diperhatikan. Ada universitas dengan fasilitas akomodasi, akademis, dan hiburan yang berada di satu area. Di sini, Anda akan menghabiskan waktu untuk segala kegiatan yang terkait dengan status Anda sebagai mahasiswa. Tentu saja, Anda akan "dipaksa" lebih fokus dengan tanggung jawab Anda sebagai mahasiswa.

Jika Anda merasa agak sumpek dengan lingkungan universitas tersebut, Anda bisa memilih universitas di kota yang heterogen, tidak hanya ramai karena keberadaan institusi pendidikan. Selain itu, ada pula universitas yang fokus menempatkan Anda dalam komunitas akademis yang lebih intim.

2. Jarak dari tempat tinggal

Jarak dari rumah atau tempat tinggal sering diabaikan dalam memilih sebuah universitas. Jika Anda memang masih ingin tinggal di rumah atau pulang pada akhir pekan, pilihlah universitas yang tidak menghabiskan ongkos terlalu banyak.

Alternatif jika Anda ingin berkuliah jauh dari rumah orangtua adalah tinggal di rumah saudara, di asrama universitas atau nge-kos. Ingat, biaya hidup sehari-hari di luar ongkos tentu akan lebih besar daripada tinggal di rumah orangtua. Namun, jangan khawatir, kampus-kampus selalu menyediakan beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa yang berprestasi.

3. Durasi studi

Masukkan durasi studi sebagai pertimbangan dalam memilih universitas yang dituju. Anda mau lulus dalam tiga atau empat tahun? Itu akan membuat Anda mempersiapkan diri pula sejak awal berkuliah.

Setiap universitas juga memiliki batas maksimal durasi yang berbeda bagi mahasiswanya untuk menyelesaikan studi. Setiap jurusan juga memiliki kecenderungan durasi kelulusan yang berbeda. Pertimbangkan hal ini sejak awal memilih dengan banyak bertanya.

Banyak universitas yang menawarkan studi akselerasi. Gelar sarjana bisa diambil hanya dalam waktu 3 tahun. Bahkan, sejumlah universitas di Eropa menawarkan program S-1 untuk ditempuh selama 2 tahun saja.

Keuntungannya, Anda bisa menghemat biaya hidup selama kuliah, cepat lulus, dan berpeluang memperoleh pekerjaan terlebih dahulu. Namun, jalur ini membuat Anda kehilangan waktu untuk mengembangkan ide, ketertarikan, dan kehidupan sosial di masa-masa usia kuliah.

Anda juga bisa memilih model kuliah sambil bekerja. Biasanya, Anda akan memiliki beban yang lebih besar untuk menyelesaikan kuliah tepat waktu atau menempuh waktu studi yang lebih lama. Jika Anda ingin menempuh kuliah sambil bekerja, dedikasi dan disiplin yang tinggi wajib Anda miliki.

4. Kenali dengan baik

Jangan asal universitas negeri atau jangan asal kuliah. Jika Anda memutuskan ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi, cobalah untuk melakukan riset kecil-kecilan mengenai universitas yang Anda tuju.

Jangan sekadar percaya dengan situs web perguruan tinggi tersebut atau rekomendasi-rekomendasi. Anda bisa datang langsung ke bagian konsultasi pendidikan universitas tersebut dan bertanya pada senior atau teman yang lebih dulu berkuliah di universitas tersebut.

Jika ada, Alan Jones, seorang pengembangan profesional dari UCAS, juga menyarankan para calon mahasiswa untuk menghadiri pameran pendidikan tinggi dan bertemu dengan staf universitas yang bersangkutan. Jones menegaskan, jangan malu-malu menghubungi universitas secara langsung dan mengajukan pertanyaan kepada mereka

Facebook

Adsense Indonesia
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. SEKOLAH DAN PENGETAHUAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger